Kolonkb3r Cyber

KOLONKB3R Cyber

Assassin's Creed Syndicate

KOLONKB3R Cyber

PES 2016

KOLONKB3R Cyber

Assassin's Creed Unity

KOLONKB3R Cyber

Hitman 6 Alpha

KOLONKB3R Cyber

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Februari 2016

Cara mengatasi dan mengurangi lag saat bermain game

Disaat kita bermain game pc dan game itu termasuk game berat sedangkan laptop atau pc kita tidak mencukupi spesifikasi untuk bermain dengan lancar pedahal kita udah seting low pada game tersebut dan tetap saja lag ?
ini dia ane ingin share cara agar bisa lebih menguragi lag saat bermain game

  1. klik kanan this pc atau my computer > Properties
  2. klik Advanced system setting > advanced > settings 
    3. klik adjust for best performance dan centang yang diperlukan saja
    klik OK
     4. setlah itu klik "Run" Atau "Search" dan ketikan "msconfig" tanpa tanda kutip
    5. klik Services dan hapus centang "Windows Event Log" dan "Windows event Collector" > OK
    6. lalu klik kanan pada file .exe pada game yang akan di mainkan 
    contoh : game assassins 4 creed black flag > lalu klik kanan pilih "open file location"             lalu  cari file .exe nya seperti "AC4BFSP" lalu klik kanan > pilih compability > centang "Reduce color mode" dan "Run 640 x 480 screen resolution (berbeda setiap pc tapi lakukan hal yang sama)"


    selesai dan selamat merasakan perbedaannya dan semoga bermanfaat :v

Kamis, 30 Juli 2015

Mikrotik

Sejarah Mikrotik

Tahun 1996 John dan Arnis memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova. Barulah kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Prinsip dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Hingga kini, MikroTik telah melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.[3]
Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.

Perbedaan RouterBoard dan RouterOS

1. Mikrotik routerboard adalah suatu hardware yang dapat menjalankan router network tanpa perlu di install ke sebuah PC, karena mikrotik ini telah di desain untuk menjalankan routerOS sehingga dapat menjadi router yang handal untuk penggunanya.
  • Router board ini mudah digunakan karena tidak perlu menginstall OS.
  • Router board harganya dapat di jangkauan oleh masyarakat pada umumnya.
2. Mikrotik routerOS adalah system operasi yang perlu di install ke sebuah PC dan dapat mengubah PC ( komputer ) menjadi router.


 Berbagai Level Lisense Mikrotik  

Mikrotik RouterOS hadir dalam berbagai level. Tiap level memiliki kemampuannya masing-masing, mulai dari level 3, hingga level 6. Secara singkat, level 3 digunakan untuk router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client atau serial interface, level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai limitasi apapun.
Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4 (200 user), level 5 (500 user) dan level 6 (unlimited user).

Detail perbedaan masing-masing level dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
 
Level number 1 (DEMO) 3 (ISP) 4 (WISP) 5 (WISPAP) 6 (Controller)
Wireless Client and Bridge - - yes yes yes
Wireless AP - - - yes yes
Synchronous interfaces - - yes yes yes
EoIP tunnels 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
PPPoE tunnels 1 200 200 500 unlimited
PPTP tunnels 1 200 200 unlimited unlimited
L2TP tunnels 1 200 200 unlimited unlimited
VLAN interfaces 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
P2P firewall rules 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
NAT rules 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
HotSpot active users 1 1 200 500 unlimited
RADIUS client - yes yes yes yes
Queues 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
Web proxy - yes yes yes yes
RIP, OSPF, BGP protocols - yes yes yes yes
Upgrade configuration erased on upgrade yes yes yes yes


Fitur - Fitur Mikrotik

Berikut fitur dari MikroTik
Penanganan Protokol TCP/IP:
  • Firewall dan NAT
  • Routing - Static routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • M3P
  • MNDP
  • Tools
  • Aneka Ragam
Layer 2 konektivitas
 Perintah Dasar Mikrotik 

1. Perintah untuk shutdown dan restart computer , ketikkan :
[admin@MikroTik]>system shutdown  (Untuk shutdown komputer )
[admin@MikroTik]>system reboot       (Untuk restart computer )
[admin@MikroTik]>system reset   (Untuk meret konfigurasi yang sudah dibuat sebelumnya). Dan perlu diperhatikan bahwa perintah – perintah tersebut harus dilakukan pada direktori admin.

2. Perintah untuk merubah nama mesin Mikrotik , ketikkan :
[admin@MikroTik]>/system identity
[admin@MikroTik]>system identity > set name=proxy
Untuk melihat hasil konfigurasi , ketikkan “print” atau  “pr”
Contok [admin@MikroTik]system indentity>pr name:”proxy”
Lalu console berubah menjadi [admin@proxy]

3. Perintah merubah password mesin MikroTik , ketikkan
[admin@proxy]>/ password
[admin@proxy]password>old password (jika sebelumnya anda belum mengeset password maka ketikkan kosong)
[admin@proxy]password>new password :……(ketikkan password yang baru)
[admin@proxy]password>retype new password: ……..(masukkan sekali lagi passowrdnya)

Sebagai contoh :
Jika  password lama kosong dan password baru ABCD, maka perintahnya adalah sebagai berikut :
[admin@proxy]>/password
[admin@proxy]password>old password
[admin@proxy]password>new password ABCD
[admin@proxy]password>retype new password ABCD

4. Perintah untuk melihat kondisi interface pada Mikrotik Router :
[admin@Mikrotik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
#    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
0  R ether1                        ether            0          0          1500
1  R ether2                       ether            0          0          1500
[admin@Mikrotik]>
Jika interfacenya ada tanda X (disabled) setelah nomor (0,1), maka periksa lagi
etherned cardnya, seharusnya R (running).
a. Mengganti nama interface
    [admin@Mikrotik] > interface(enter)
b. Untuk mengganti nama Interface ether1 menjadi Public (atau tersenamanya),maka:      
    [admin@Mikrotik] interface> set 0 name=Public
c. Begitu juga untuk ether2, misalkan namanya diganti menjadi Local, maka
    [admin@Mikrotik] interface> set 1 name=Local
d. atau langsung saja dari posisi root direktori, memakai tanda “/”, tanpa tanda kutip
    [admin@Mikrotik] > /interface set 0 name=Public
e. Cek lagi apakah nama interface sudah diganti.
    [admin@Mikrotik] > /interface print
    Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
   #    NAME                         TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
   0  R Local                        ether            0          0          1500
   1  R Public                       ether            0          0          1500

5. Perintah untuk melihat paket sofwtware MikroTik OS :
[admin@proxy]>/system package
[admin@proxy]system package><ketikkan print atau pr>
Dengan perintah diatas maka akan tampil paket softwore yang ada dalam MikroTik Os Contoh :
[admin@MikroTik  system package> pr
Flags : x – disabled
 #       Name
0   X routing – test
1   dhcp
2   radiolan
3   user-menejer
4   X webproxy-test
5   arlan
6   isdn
7   hotspot-fix
8   ppp
9   wireless
10  web-proxy
11  hotspot
12  advanced-tools
13  security
14  Telephony
15  routing
16  synchronous
17  system
18  routerboard
19  rstp-bridge-test
20  X wireless-legecy
VERSION
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27
2.9.27


SCHEDULED

     Untuk  melihat lebih detailnya, ketikan :
     [admin@proxy]system package > pr detail fl           gs : x – disabled
0         x name=”routing-test” version=”2.9.27” build – time =jul/03/2006 10:57:53 scheduled
1         name =”system”version =”2.9.27” build – time=jul/03/2006 10 :56:37 schedule
2         name =”system”version =”2.9.27” build – time=jul/03/2006 10 :56: 44  schedule
3         name=”web-proxy” version=”2.9.27” build-time=jul/03/2006 10:`58 :03 schedule
4         name=”advanced –tools” version=”2.9.27” build –time=jul /03/2006 10:56 : 41 scheduled=””
5         name=”dhcp” version=”2.9.27” build-time=jul/03/2006 10:56:45 scheduled=””
6         name =”hotspot”version=”2.9.27”build-time=jul/03/2006 10:56:58 scheduled=””
7         x name=”webproxy-test” version=”2.9.27” build-time=jul / 03 /2006 10:57:52 scheduled
8         name=”routerboard” version =”2.9.27” build-time=jul / 03 / 2006 10: 57 : 17 –[q quit‌  ׀ D dump ׀ up ׀ down ]

6. Perintah untuk mengupgrade paket software router :
[admin@Mikrotik] system upgade>
To upgrade chosen packages :
Download 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14

7. Perintah mengaktifkan paket software yang ada dalam MikroTik OS :
    [admin@Mikrotik]system page>
     Enable <ketikkan paket yang dikehendaki>
Contoh :
[admin@proxy] system package> enable dhcp

8. Perintah merubah nama ethernet pada mesin MikroTik OS:
[admin@proxy]>/interface
[admin@proxy]interface>ethernet set etherl nama=public
Atau dengan menggunakan perintah
[admin@proxy]interface>set<ketikan number ethernet yang terpasang>
 name=<nama ethernet   yang baru >
contoh :
[admin@proxy]interface> set 0 name=public
[admin@proxy]interface>set 1 name=lan
Atau
[admin@proxy]interface>
set 0 name=public; set 1 name=lan

9. Perintah setting IP address pada mesin MikroTik OS :
[admin@proxy]> ip address
[admin@proxy]ip address>
Add interface=<nama interface>anddress=
(ketikkan IP address/subnet mask interface)
Contoh :
Jika nama interfacenya “lan” dan IP address yang dikehendaki : 192.168.01 dan subnet mask : 255.255.255.0, maka perintahnya  sebagai berikut
[admin@proxy]>/ ip address
[admin@proxy]ip address >
Add interface=lan address = 192.168.0.1/24

10. Perintah setting IP DNS primaty dan Secondary :
[admin@proxy]./ip dns
[admin@proxy]ip dns>
Set nama-dns>=<Ip dns dari ISP>

Contoh :
Jika IP DNS primary ISP : 202.134.1.10 dan secondary:
202.134.0.0155, maka perintahnya adalah sebagai berikut :
[admin@proxy]./ip dns
[admin@proxy]ip dns>
Set primary-dns= 202.134.1.10
[admin@proxy]ip dns>
Set secondary-dns=202.134.0.155

11. Perintah setting IP Gateway pada mesin MikroTik OS
[admin@proxy]>/ip route
[admin@proxy]ip route >add gateway=<ip gatway
Contoh IP gateway  dari ISP : 202.134.1.1, maka perintahnya :
[admin@proxy]>/ ip route
[admin@proxy] ip route>
add  gateway=202.134.1.1

12. Perintah Network address Translate (NAT) pada mesin MikroTik OS
[admin@proxy]>/ip firewall nat
[admin@proxy]ip firewall nat>
add  chain=srcnat out-interface=<etherface yang terhubung
dengan jaringan WAN> scr-address=
<network-id interface yang terhubung dengan LAN / subnet mask interface
LAN> action=masqurade

Contoh :
jika network-id interface LAN :”192.168.0.0” dan subnet
Mask :”255.255.255.0”. untuk interface mesin MikroTik OS yang terhubung ke jaringan
WAN : “pubilk”, maka perintahnya sebagai berikut :
[admin@proxy] >/ip firewall nat
[admin@proxy[ ip firewall nat>
Add chain=srcnat out-interface=public
Scr-address=192.168.0.0/24 action=masquerade
 

Kamis, 15 Januari 2015

Fitur Shrink Volume

Fitur Shrink Volume, Cara Mudah Partisi Hardisk Pada Windows



Jika anda sudah terlanjur melakukan instalasi Windows 7 dan bermasalah dengan partisi hardisk anda, yang terbayang adalah melakukan instal ulang atau memasangkan aplikasi partisi tambahan untuk memperbaiki partisi komputer anda. Tetapi tunggu dulu, jika anda menggunakan Windows 7, anda akan dengan mudah membagi-bagi hardisk anda.

Caranya adalah menggunakan fitur Shrink Volume. Saya kurang tau apakah fitur Shrink Volume ada pada seri Windows dibawah Windows 7, karena saya mencoba mempartisi menggunakan Windows 7. Ok, saya akan gunakan contoh kasus yang saya alami. Saya ingin membagi atau mempartisi drive C saya karena size nya terlalu besar.

Dari kasus tersebut, yang terbayang pertama adalah apakah akan merusak sistem pada drive C? Apakah harus melakukan format drive C terlebih dahulu? Bagaimana dengan data Windows 7 nya? Nah dengan fitur Shrink Volume anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Ini adalah caranya :

Silakan pilih computer pada start menu anda dan klik kanan pilih manage.



Setelah itu akan muncul tampilan dibawah ini.



Silakan pilih disk management anda akan menemukan pengaturan dari partisi anda. Saya ambil contoh partisi pada komputer saya. Silakan fokus dengan drive C dan D saja, karena saya memiliki partisi yang banyak (partisi Ubuntu).


Jika anda ingin membagi drive C, silakan klik kanan dan pilih Shrink Volume. Seperti gambar dibawah ini.


Jika anda memilih Shrink Volume, maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini.



Terlihat beberapa informasi penting pada tampilan diatas. Yang pasti terlihat bahwa maksimal drive C yang bisa dipartisi adalah 135511 MB. Jadi anda dapat mempartisi drive C maksimal desngan size 135511 MB. Jika jumlah size yang anda masukan sudah valid, maka pilih Shrink.

Install melalui USB DRIVE
Setiap Komputer baik PC maupun Laptop itu memiliki penganturan BIOS yang berbeda-beda, oleh karena itu karena kita semua menggunakan Laptop merk Samsung, maka jika kita akan menginstall melalui Flashdisk harus diatur terlebih dulu BIOSnya. Berikut ini cara setting BIOS Laptop Samsung anda:
Restart Laptop anda
Tekan F2 sampai muncul menu BIOS,
Pilih Advanced  pada bagian Fast Boot : disable kan.
Pilih exit save change  pilih yes
Reastart laptop.
Tekan F2 lagi  masuk BIOS
Pilih menu Boot  Hard Drive : Pastikan Posisi USB anda berada pada urutan pertama.
Pilih menu Boot priority  arahkan ke USB
Pilih exit save change
Restart
Proses Installasi berjalan.

SEMOGA SUKSES


Selasa, 04 November 2014

Cara Konfigurasi IP Address Wifi Atau LAN



Cara Konfigurasi IP Address Wifi Atau LAN
Caranya sebagai berikut :
  •  Khusus windows7
  • Start
  • Control panel
  • Network and internet
  • Change adapter setting
  • Pilih wifi atau lan yang ingin di setting ip addressnya secara manual
  • Klik kanan propeties
  • Internet protocol versi 5 [ TCP/IPV4 ]
  • Propeties
  • Isi user the following IP address
  • Ip address contohnya yang local 192.168.137.1 untuk server jika kita koneksikan 2 atau lebih dari 2 komputer
  • Subnet Mask 255.255.255.0
  • Default geteway jika kita membuat IP address 192.168.137.1 tapi jika konfigurasinya pada client atau pada komputer yang terkoneksi dengan IP address 192.168.137.1 geteway harus 192.168.137.1
  • DNS Server buat saja 8.8.8.8 dan  Alternatif DNS 8.8.4.4 itu adalah DNS google.
  • Ok dan Ok siap laksanakan.